Tertangkap Tangan Oknum Kadis Menerima Uang Suap

Tertangkap Tangan Oknum Kadis Menerima Uang Suap

Tertangkap Tangan Oknum Kadis Menerima Uang Suap

BERKAHPOKERPolisi bergerak cepat menelusuri video viral di medsos Facebook yang memperlihatkan Kepala Dinas Pertanian Humbang Hasundutan (Humbahas), Junter Marbun diduga menerima segepok uang fee proyek dari rekanan.

Kapolres Humbahas AKBP Rudi Hartono mengatakan sejauh ini telah menyelidiki kebenaran kasus tersebut.

Sesuai dengan penyelidikan, benar adanya oknum pejabat yang diduga menerima uang dalam video itu adalah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Humbahas.

Benar, yang bersangkutan dalam video itu adalah Kepala Dinas Pertanian Humbahas Junter Marbun,” ujar Rudi.

Sejauh ini, memang Polres Humbahas belum ada menerima laporan terkait dugaan suap tersebut.

Namun, Kapolres menegaskan, meski belum ada masyarakat yang melaporkan, kepolisian sudah melayangkan surat undangan kepada Kadis Pertanian Junter Marbun untuk dimintai klarifikasi.

“Kami sudah melayangkan surat undangan kepada Junter Marbun untuk kami minta klarifikasi,”sebut Kapolres.

Kata Kapolres, Junter diminta menghadiri undangan Kapolres pada hari Senin 2 November 2020 mendatang.

Terhadap Bupati Humbahas yang sedang cuti, Dosmar Banjarnahor belum dipastikan akan dipanggil atau tidak karena menunggu hasil klarifikasi Kadis Pertanian.

Tergantung nanti hasil klarifiasi kepala dinas. Kemudian kan Bapak Bupati Dosmar Banjarnahor hanya disebut-sebut namanya.AGEN POKER TERPERCAYA

Yang pasti nanti, Kepala Dinas Pertanian dan orang-orang yang ada di dalam ruangan itu. Diawali dari Kadis Pertanian nantinya siapa-siapa saja yang akan diundang,” sebut Kapolres.

Meski sampai saat ini belum ada pelapot atas dugaan suap itu, AKBP Rudi menegaskan, Polres Humbahas akan tetap terbuka bagi siapa saja yang akan melapor.

Apalagi, munculnya viral dugaan suap tersebut penyidik Sat Reskrim Polres Humbahas wajib menyelidiki apakah ada tindak pidana pada kasus tersebut.

Terpisah, Bupati Humbahas Dosmar Banjar Nahor, yang tengah cuti karena mengikuti Pilkada Serentak 2020, angkat bicara terkait video viral tersebut.

Dosmar mengakui, sosok dalam video yang menerima uang itu adalah benar Kepala Dinas Pertanian Humbahas, Junter Marbun.

Diketahui, dalam video itu ada tawar menawar besaran fee proyek paket pekerjaan yang ditenderkan.

Disebut-sebut juga bahwa proyek itu sudah mendapat restu bupati.

Terkait hal ini, Dosmar memberikan bantahannya.

Ia mengaku tidak pernah meminta uang dari Junter Marbun, atau pun menyuruh meminta uang.

“Tidak pernah saya meminta uang dari kadis tersebut, dan tidak pernah menyuruh meminta uang kepada siapa pun. Sebaiknya itu dilaporkan kepada aparat hukum,” ujar Dosmar Banjar Nahor.

Dosmar bahkan menganjurkan agar Junter Marbun dilaporkan kepada polisi.

Dosmar mengatakan tidak pernah berbicara dengan rekanan proyek yang meyebut dirinya mengamini fee proyek 10 persen kepada kepada Junter Marbun.

Seperti pada video, segepok uamg pecahan seratus ribu rupiah diserahkan seorang pria diduga rekanan kepada Junter.

Pembahasam mereka menyangkut tawar-menawar besaran fee proyek paket pekerjaan yang ditenderkan.

Tawaran pertama dari angka 10 persen hingga putusnya menjadi 14 persen.

Junter terlihat berdialog dari belakang meja kerjanya di kantor.

Awalnya seorang pria menyuruh rekannya mengeluarkan dan memberikan uang kepada pria yang duduk di belakang meja.

“Lean, leanton hepengi, pasahat ma (Beri, berikan saja uangnya),” kata pria tersebut.AGEN POKER ONLINE

Kemudian Junter menolak dari belakang meja dan menyarankan agar uang tersebut disimpan sementara.

“Nasongon dia do haroa, nahurang do (Bagaimana rupanya, apa uang ini kurang?)” kata Junter.

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *