Tertangkap Tangan Oknum Brimob Perjual Belikan Senjata Laras Panjang di Papua

Tertangkap Tangan Oknum Brimob Perjual Belikan Senjata Laras Panjang di Papua

Tertangkap Tangan Oknum Brimob Perjual Belikan Senjata Laras Panjang di Papua

BERKAHPOKER Seorang anggota Brimob berinisial Bripka JH diamankan tim gabungan TNI dan Polri pada Kamis (21/10/2020).

Bripka JH ditangkap atas dugaan kasus jual-beli senjata api ilegal.

Senjata api yang diperjualbelikan tersebut diduga untuk memasok persenjataan kepada kelompok kriminal bersenjata ( KKB).

 

Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi membenarkan informasi itu.

“Memang benar tim gabungan berhasil menggagalkan jual-beli senjata api yang melibatkan anggota Brimob, yakni Bripka JH, dan saat ini sudah ditahan di Jayapura.

Dari tangan pelaku, pihaknya mengaku telah mengamankan dua pucuk senapan serbu jenis M-16 dan M4 yang akan diperjualbelikan.

Bisnis senjata api ilegal yang dilakukan anggotanya itu diketahui ternyata sudah sering dilakukan.

Hanya saja untuk pengungkapannya baru bisa dilakukan sekarang.

“Dari pengakuan rekannya yang menjadi perantara, sudah enam kali terjadi aktivitas jual beli senjata api,” kata Waterpauw.

Ia menduga, senjata api tersebut akan dijual kepada perorangan dan juga kepada kelompok kriminal bersenjata untuk mengganggu keamanan.

Untuk memastikan hal itu, pihaknya masih berupaya melakukan pendalaman penyelidikan kepada pelaku.

“Sabar ya, karena penyidik masih mendalami sambil menunggu salah seorang saksi mantan anggota TNI yang saat ini dalam perjalanan ke Jayapura,” kata Waterpauw.

3 Prajurit TNI Ditembaki KKB Papua Pimpinan Lamek Taplo, Begini Kondisinya AGEN POKER TERPERCAYA
kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali menyerang rombongan TNI saat mengangkut logistik di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 09.30 WIT.Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan bahwa penembakan tersebut dilakukan oleh anggota KKB pimpinan Lamek Taplo.

“Penembakan tersebut dilakukan oleh gerombolan KKB dari kelompok Lamek Taplo yang diperkirakan berjumlah 10 orang dengan menggunakan senjata laras panjang,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa.

Akibat serangan KKB tersebut, tiga prajurit mengalami luka ringan.

Ketiga anggota TNI yang terluka di antaranya, Praka Hendrik yang mengalami luka tembak di telapak kaki kanan, Prada Heldan terkena ricochet di kaki, dan Prada Gusman terkena serpihan peluru di dada.

Para korban penembakan merupakan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dari Batalyon Infantri (Yonif) 312/KH.

Suriastawa menyebut, penyerangan terjadi pada pukul 09.30 setelah para personel TNI tersebut melewati jembatan dan berada dalam posisi menanjak.

Ketiga korban saat ini sudah berada di RSUD Oksibil dan kondisinya stabil.

Rencananya ketiga korban segera dievakuasi ke Jayapura untuk menjalani perawatan di RS Marthen Indey.

Saat ini korban luka tembak dari personel TNI telah dievakuasi menuju RSUD Oksibil, selanjutnya akan dilaksanakan evakuasi ke RSMI Jayapura untuk melaksanakan rontgen menggunakan pesawat Trigana Air,” kata dia.

Pasca-pengadangan dan penembakan tersebut, TNI terus melakukan pengejaran dan penyisiran di wilayah sekitar lokasi kejadian untuk menangkap para pelaku. AGEN POKER ONLINE

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *