Agen Poker Online

Perusahaan Terbesar Airbuss Juga Melakukan PHK Besar Besaran Dimasa Covid-19

BERKAHPOKER Pandemik virus corona telah mendatangkan malapetaka pada industri perjalanan dan pesawat terbang, termasuk pada salah satu perusahaan pesawat terbang terbesar di dunia, Airbus.

Perusahaan terbesar pesawat terbang minibus juga memecat para karyawan yang setia mengikuti dia terbang kemanapunkarena di masa seperti masa corona ini, tidak bisa di tebak siapa yang tidak terinfeksi.

Virus corona sudah merajalela dunia sekarang juga masih belum ada penurun, untuk berpergian di bantu mengunakan masker mencegah bakteri tersebut.

Perusahaan pembuat pesawat terbang Eropa itu dilaporkan mencatatkan kerugian hingga lebih dari 1 miliar euro atau lebih dari Rp17 triliun tahun lalu. Dalam pengumuman pada Kamis (18/2/2021), perusahaan juga mengatakan akan terus menahan pembayaran pemegang saham setelah pengiriman pesawatnya turun sepertiga dari volume sebelumnya.

Airbus telah memperingatkan bahwa industri pesawat akan tetap di bawah tekanan pada tahun 2021 ini, di tengah lingkungan yang tidak stabil yang diciptakan oleh pandemik virus corona.

Masih banyak ketidakpastian untuk industri karena pandemik terus berdampak pada kehidupan, ekonomi, dan masyarakat,” kata Guillaume Faury, kepala eksekutif Airbus saat mengumumkan hasil tahunan Airbus, Kamis.

Ia juga mengatakan berharap prospek perusahaan akan memberikan sejumlah visibilitas dalam lingkungan yang tidak stabil ini.

Airbus hanya mengirimkan 566 pesawat komersial pada tahun 2020. Jumlah itu turun tajam dari 863 tahun sebelumnya.

Pada 2021 ini, perusahaan telah memprediksi akan mengirimkan jumlah pesawat yang sama dengan tahun 2020.

Penurunan penumpang pesawat karena tidak mendukung untuk berpergian dan berwisata dimanapun karena pandemik covid merajalela seluruh penjuruh dunia manapun.

2. Catatkan kerugian besar

Penurunan pengiriman pesawat menyebabkan pendapatan di Airbus turun 27 persen menjadi 49,9 miliar euro tahun lalu. Ini menyebabkan kerugian bersih perusahaan mencapai 1,13 miliar euro untuk tahun 2020. AGEN POKER TERPERCAYA

Laporan keuangan yang suram seperti ini juga pernah terjadi pada 2019, ketika Airbus mencatatkan kerugian 1,36 miliar euro. Kerugian tersebut terjadi setelah perusahaan dipaksa membayar denda yang memecahkan rekor sebesar 3 miliar pound karena kedapatan membayar suap untuk kontrak tanah di 20 negara.

3. PHK besar-besaran

Airbus juga memiliki rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Pada musim panas lalu Airbus mengatakan akan menghadapi krisis paling parah dalam sejarahnya karena pandemik. Oleh karena itu, perusahaan berencana memangkas sebanyak 15 ribu pekerja, termasuk 1.700 pekerja di Inggris.

Sebagian besar PHK tersebut akan terjadi di Airbus dan pabrikan mesin Rolls-Royce, yang juga telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan pegawainya.

Pada saat covid mulai menyerang dunia, telah menghancurkan banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan, perusahaan menutup dan tidak sangup membayar gaji karyawan yang bekerja dengan perusahaan tersebut, dengan secara tidak hormat di phk sementara waktu hinga tidak ada virus covid baru di pekerjakan kembali oleh perusahaan tersebut. AGEN POKER ONLINE

Agen Poker Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *