Perasaan Takut Di Tinggalkan Oleh Seseorang Menghantui Diri Sendiri

Perasaan Takut Di Tinggalkan Oleh Seseorang Menghantui Diri Sendiri

Perasaan Takut Di Tinggalkan Oleh Seseorang Menghantui Diri Sendiri

BERKAHPOKER Ketakutan akan pengabaian sering kali berasal dari momen kehilangan sewaktu kecil. Peristiwa traumatis seperti kehilangan orang tua karena perceraian atau kematian adalah salah satu contoh. Ditambah lagi tanpa perlindungan psikologis dan fisik yang sangat dibutuhkan, mengakibatkan anak menginternalisasi rasa takut secara berlebihan.

Pengalaman kehilangan yang dialami anak dapat menyebabkan perasaan takut yang mengendap di kemudian hari ketika dirinya ditinggalkan orang lain.

Meski ketakutan jenis ini bukan termasuk fobia resmi, rasa takut ditinggalkan bisa dikatakan sebagai salah satu ketakutan paling umum yang bersifat destruktif. Orang yang memiliki ketakutan seperti ini mungkin cenderung menunjukkan pola pikir dan perilaku yang dapat memengaruhi kualitas hidup, termasuk di dalamnya jalinan hubungan dengan orang terdekat.

Perilaku yang ditunjukkan juga dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak sehat pada individu terkait. Untuk lebih jelasnya, simak tentang masalah pengabaian lebih lanjut di bawah ini.

1. Mekanisme pengabaian

Studi dalam Journal of Youth and Adolescence tahun 2011 menyatakan jika rasa takut akibat ditinggalkan merupakan fenomena kompleks yang didapat dari berbagai pengalaman pada fase perkembangan, termasuk kehilangan atau trauma.

Melansir Good Therapy, beberapa derajat rasa takut yang dialami seseorang normalnya dapat teralihkan atau terlupakan seiring berjalannya waktu. Akan tetapi, jika rasa takut khususnya akibat pengabaian sudah mencapai derajat keparahan yang kompleks dan sering terjadi, hal tersebut dapat menimbulkan masalah. AGEN POKER TERPERCAYA

2. Tanda dan gejala

Seseorang dengan masalah pengabaian mungkin mengalami problematik dalam suatu hubungan karena takut orang lain akan meninggalkannya. Tanda dan gejala masalah pengabaian dibedakan menjadi dua ,yakni pada orang dewasa dan anak-anak.

Tanda dan gejala masalah pengabaian pada orang dewasa terdiri dari:

  • Keinginan untuk selalu menyenangkan orang lain
  • Berkontribusi secara berlebihan dalam suatu hubungan
  • Ketidakmampuan dalam mempercayai orang lain
  • Mendorong orang lain menjauh untuk menghindari penolakan
  • Merasa tidak aman dalam hubungan, baik persahabatan maupun hubungan romantis
  • Kodependensi atau ketergantungan dalam hubungan
  • Kebutuhan akan kepastian secara terus-menerus
  • Kebutuhan mengontrol orang lain
  • Bertahan dalam hubungan yang tidak sehat
  • Ketidakmampuan dalam menjaga hubungan
  • Move on dengan cepat dari satu hubungan ke hubungan lain
  • Menyabotase diri dalam hubungan
  • Kurangnya keintiman secara emosional
    • Khawatir ditinggalkan secara terus-menerus
    • Cemas atau panik ketika orang tua atau pengasuh menitipkan ke sekolah atau penitipan anak
    • Adanya rasa kelekatan
    • Takut sendirian terutama saat hendak tidur
    • Sering sakit (tidak diketahui penyebab medisnya)
    • Melakukan isolasi
    • Tingkat percaya diri rendah

    Sebuah studi dalam Paediatrics Child Health tahun 2001 menyebutkan bahwa kasus adopsi memungkinkan anak-anak mengalami perasaan ditinggalkan yang direpresentasikan menjadi: AGEN POKER ONLINE

    • Agresi
    • Perilaku amarah
    • Penarikan diri
    • Kesedihan
    • Masalah terkait harga diri
    • Sulit tidur
    • Mimpi buruk

    Dalam kasus yang lebih parah (misalnya kehilangan orang tua), anak-anak dapat mengembangkan cara yang ekstrem, seperti:

    • Kecanduan
    • Gangguan makan
    • Menyakiti diri sendiri
    • Menyerang orang lain secara fisik maupun verbal

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *