Kuburan Di SUMUT Sudah Hampir Penuh Karena Kenaikan Pasien Covid _19

Kuburan Di SUMUT Sudah Hampir Penuh Karena Kenaikan Pasien Covid _19

Kuburan Di SUMUT Sudah Hampir Penuh Karena Kenaikan Pasien Covid _19

BERKAHPOKER Perkuburan khusus korban Covid-19 di Medan, yang terletak di Simalingkar B, telah menghabiskan anggaran lebih dari Rp 2 miliar.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan, saat ini pemakaman yang terletak di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut sudah berjumlah 542, dan 406 di antaranya adalah warga Medan.

Saat ini sudah 542 jenazah yang sudah dikebumikan disana, dengan rincian untuk kota Medan ada 406 dan luar kota Medan berjumlah 136,” katanya, Senin (5/10/2020).

Seperti diketahui bahwa kuburan seluas kurang lebih 14 hektar tersebut, mematok dana Rp 5 juta setiap satu kali penguburan, dan biaya tersebut dibebankan ke pemko Medan.

Sebelumnya, Kepala BPDB Kota Medan Arjuna Sembiring mengatakan uang tersebut untuk membayar insentif tim pengubur khusus.

Sebab berdasarkan pengalaman yang lalu, pengubur biasa enggan menguburkan jenazah Covid-19.

“Dananya lima juta (sekali pemakaman), biaya itu untuk petugas pengubur saja, Karena kemarin enggak ada yang mau (jadi tim pengubur), takut semua. Jadi kita buat inisiatif seperti itu,” katanya.AGEN POKER TERPERCAYA

Berdasarkan data tersebut, jika dikalkulasikan dengan jumlah pemakaman warga Medan yakni 406 orang, dikali Rp. 5 juta per pemakaman, maka pemko Medan telah menggeluarkan anggaran sebesar Rp 2.030.000.000 untuk pemakaman korban Covid-19.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Kota Medan, disampaikan Arjuna pada Selasa (16/6/2020) lalu, pemakaman di Simalingkar B masih berjumlah 172 orang dan sebanyak 87 orang merupakan warga Medan.

Selain itu, berdasarkan data tersebut, jika dihitung mulai bulan Juni hingga September 2020 angka kematian warga Medan karena Covid-19, tercatat bertambah sebanyak 319 orang.

Melihat angka tersebut, Mardohar meminta agar warga jangan sepele dengan protokol kesehatan.

Ia meminta agar semua kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang, wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat dan tegas.

“Kita menginginkan kepada semua masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan, karena hingga saat ini Covid-19 belum ada obatnya, obatnya sementara saat ini hanya di imun tubuh. Sebelum membuat kegiatan semacam pesta, atau sebelum buat pertemuan, buat langsung peraturan protokol kesehatannya, bilang dengan tegas pada tamu, akan langsung disuruh pulang apabila ada yang tidak menggunakan masker, begitulah seharusnya,” katanya.

Ia berharap, agar semua pihak dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.AGEN POKER ONLINE

“Situasi seperti ini janganlah kita abai, ini semua disampaikan untuk menggugah perasaan kita semua. Kita harapkan tidak bertambah angka pasien ini. Mari kita sama-sama melihatnya secara positif, karena saat ini kita semua harus bisa mencegah, kalau udah kena ya kita namanya mengobati. Apa tugas masyarakat? ya pencegahan, tetap dimulai dari keluarga masing-masing,” katanya.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *