Agen Poker Online

Bima Arya Mengirimkan Surat tentang Sungai Ciliwung Ke Gubernur DKI Jakarta

BERKAHPOKER Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara terkait surat rekomendasi dari Wali Kota Bogor Bima Arya terkait permasalahan Sungai Ciliwung. Riza mengatakan bahwa surat yang dikirimkan Bima salah alamat.

Surat yang dikirim soal kali Ciliwung itu wewenang pemerintah pusat. Jadi surat itu salah alamat,” kata Riza di program Mata Najwa berjudul “Sengkarut Banjir Ibu Kota

Pernyataan yang di buat oleh wakil gubernur DKI JAKARTA bahwasanya bukan wewenang pemprov dki, apakah dki bukan pemerintahan pusat? di lontarkan kembali oleh walikota kota bogor yang ingin membantu menyelesaikan masalah banjir yang sering terjadi akhir akhir ini.

1. Riza sebut Ciliwung masuk wewenang pemerintah pusat

Walau menyebut Ciliwung masuk wewenang pusat, Riza mengaku Pemprov DKI tidak pernah menjadikan ini dikotomi. “Kami DKI tetap memberikan tanggung jawab sekalipun Ciliwung jadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa Jakarta selalu dianggap memiliki anggaran yang banyak, maka dari itu dia berharap agar DKI mendapat bantuan dari pemerintah pusat. “Kami sendiri kurang dana untuk program yang kami bantu juga banyak,” kata dia.

Anggaran yang di cetuskan oleh wakil gubernur dki jakarta tentang anggaran yang banyak tentu saja di protes oleh warga dki jakarta, karena proyek proyek yang tidak benar itu buat dan mengunakan anggaran yang besar,  tangapan banjir juga mengunakan mobil tangki ratusan unit yang di gunakan, semua itu sia sia dan menjadi pemborosan anggaran. AGEN POKER TERPERCAYA

2. Pusat justru sebut ada pembagian tugas ke daerah

Staf Ahli Menteri Pekerjaaan Umun dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Air dan Sumber Daya Air Firdaus Ali justru mengatakan bahwa pemerintah pusat berbagi tugas dengan pemerintah daerah. Dia meminta Pemprov DKI membebaskan lahan untuk memulai proses normalisasi.

Kita tangani, buat apa ada seorang Gubernur kalau anda gak bisa laksanakan tugas yang didelegasikan ke daerah,” ujarnya.

3. Bima Arya menemukan masalah banjir saat susur sungai Ciliwung

Diberatakan sebelumnya pada November 2020 lalu, Bima Arya melakukan susur Ciliwung dan menemukan berbagai permasalahan Ciliwung yang dianggap masih menjadi momok banjir di Jakarta. Bima pun saat itu memberikan rekomendasi yang hingga saat ini belum ditanggapi Pemprov DKI Jakarta.

Kala itu, Bima Arya bersama tim melakukan ekspedisi mengarungi Ciliwung hingga sejauh 70 kilometer dari Sukaresmi, Kota Bogor hingga Pintu Air Manggarai, Jakarta. Selama perjalanan dua hari itu dia mengaku menemukan 34 titik permasalahan Ciliwung, mulai dari penyempitan sungai, limbah, hingga bangunan liar.

Tangapan gubernur anies baswedan itu sangat simple dan seolah olah banjir itu hal biasa, tidak ada tangapan serius dan hanya membuang dana angaran pemprov dki jakarta dengan menangapi banjir hanya mengunakan mobil tangki sudah bisa selesai, ujung demi ujung tidak ada hasil apapun yang berhasil di lakukan hany membuang anggaran saja. cetus warga dki jakarta. AGEN POKER ONLINE 

Agen Poker Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *