Agen Poker Online

Beberapa Wilayah Eropa Diguncangkan Dengan Anti Lockdown

BERKAHPOKER Perjuangan pemerintah negara-negara Eropa untuk menyingkirkan virus corona mendapatkan tantangan dari rakyatnya. Di beberapa ibukota negara Eropa, ratusan bahkan ribuan massa anti-lockdown melakukan unjuk rasa karena mereka merasa lelah terus dikunci dan dibatasi.

Di Brussel, ibukota Belgia, lebih dari 300 orang ditangkap oleh pihak kepolisian. Polisi sudah melarang pertemuan yang melibatkan banyak orang dan akhirnya massa anti-lockdown dibubarkan secara paksa.

Berikut ini adalah tujuh negara Eropa yang mendapatkan tekanan balik dari rakyat karena telah melakukan pembatasan dan penguncian untuk mencegah sebaran infeksi virus corona.

1. Belgia

Alexander De Croo, Perdana Menteri Belgia, pada minggu lalu telah mengeluarkan pengumuman bahwa semua warga Belgia agar tidak boleh melakukan perjalanan tidak penting. Perjalanan tersebut juga mencakup ke luar dari negara hingga 1 Maret mendatang.

Seruan dan ajakan unjuk rasa menggema di media sosial dari kelompok pendukung klub sepak bola. Mereka berencana demonstrasi di lapangan Atomium di Brussel.

Lebih dari 200 orang telah ditahan oleh pihak kepolisian dalam upaya untuk mencegah demonstrasi di dua tempat dan semuanya telah dilarang. Sejauh ini, Belgia menjadi salah satu negara Eropa dengan tingkat kematian tertinggi.

2. Austria

Sekitar 5.000 orang berbaris di ibukota Wina, Austria, untuk menentang pembatasan dan penguncian aturan dalam mencegah virus corona yang dibuat oleh pemerintah. Beberapa peserta protes terdiri dari kelompok sayap kanan termasuk kelompok Neo-Nazi.

Massa yang ikut dalam barisan demonstran mulai berbaris menuju parlemen dan memblokir lalu lintas.polisi akhirnya turun tangan dan melakukan penahanan terhadap beberapa peserta protes. AGEN POKER TERPERCAYA

Bentrokan antara peserta protes dan polisi terjadi. Sebagian besar peserta protes dari kelompok sayap kanan mengabaikan aturan mengenakan masker. Polisi yang datang dengan perlengkapan anti huru-hara lengkap, mencoba menahan massa agar tidak melanjutkan perjalaan ke parlemen.

3. Hungaria

Di Budapest, Hungaria, para pekerja hotel pada hari Minggu juga melakukan unjuk rasa dan mendesak pemerintah untuk memikirkan ulang pembatasan serta penguncian. Penyelenggara demonstrasi meminta para pemilik restoran agar buka pada hari Senin (1/2) untuk pelanggan.

Aron Ecsenyi, salah satu penyelenggara protes mengatakan “setiap persediaan yang kami gunakan sampai sekarang sudah habis jadi, mulai sekarang, setiap bisnis harus dibuka dengan semangat pembangkangan sipil,” katanya. Polisi membubarkan protes tersebut.

4. Polandia

Sejauh ini, Polandia telah mencatatkan kematian akibat infeksi virus corona lebih dari 30.000 orang. Namun beberapa pemilik bisnis seperti diskotik, restoran atau resort ski nekat untuk buka meski akan mendapatkan denda yang tinggi. Mereka menentang aturan yang dibuat oleh pemerintah.

Polisi melakukan penggerebekan diskotik di kota Wroclaw dan Rybin yang dibuka pada hari Sabtu. Polisi membubarkan tempat tersebut. Hampir sebanyak 150 petugas polisi turun tangan untuk membubarkan pesta. Dua petugas polisi terluka dan tiga orang yang menghadiri pesta di diskotik ditangkap.

5. Denmark

Minggu lalu di ibukota Kopenhagen, Denmark, protes menentang pembatasan dan penguncian terjadi. Bentrokan antara polisi dan peserta protes tak terhindarkan sehingga polisi menangkap beberapa demonstran.

Protes susulan kembali dilakukan oleh massa anti-lockdown di kota Aarhus, sekitar 190 kilometer sebelah barat Kopenhagen. Mereka menamakan diri kelompok “Men In Black” dan berteriak tentang kebebasan. Mereka yakin bahwa pembatasan virus corona telah melanggar kebebasan mereka.

6. Spanyol

Massa demonstran yang lebih sedikit, sekitar 1.000 orang, juga melakukan unjuk rasa di Spanyol, khususnya di Kepulauan Balearic. Pulau ini terletak di sebelah timur kota Valencia. Para peserta berencana berbaris dan berjalan menuju gedung parlemen daerah karena pusat perbelanjaan, bar, restoran dan pusat olahraga akan ditutup hingga 15 Februari.

pihak berwenang akhirnya memaksa peserta protes untuk menggunakan kendaraan mereka dan melakukan protes tidak jalan kaki. Pulau Balearic telah menjadi salah satu lokasi pariwisata yang ramai saat Paskah dan Natal namun pandemik telah menghancurkan ekonomi di situs wisata tersebut. AGEN POKER ONLINE

Agen Poker Online

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *