Ancang Ancang Gubernur Sumut Edy Akan Menutup Wisata Pulau Samosir

Ancang Ancang Gubernur Sumut Edy Akan Menutup Wisata Pulau Samosir

Ancang Ancang Gubernur Sumut Edy Akan Menutup Wisata Pulau Samosir

BERKAHPOKER Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta seluruh kepala daerah di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Samosir memperketat protokol kesehatan.

Edy meminta semua pengelola wisata jangan sampai abai dengan upaya pencegahan Covid-19.

Kata Edy, karena saat ini di Kabupaten Samosir ditemukan 14 kasus positif baru, maka pemerintah daerah diminta kembali melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pendatang, sebagaimana yang dilakukan sebelumnya.

Kita bukan menutup pariwisata, karena ada alasan ekonomi di sana.

Namun kita menyarankan agar diperketat kembali.

Orang luar yang masuk ke Kabupaten Samosir harus diperiksa,” kata Edy, Selasa (13/10/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, dirinya pun baru tahu bahwa sekolah di Kabupaten Samosir masih buka.

Artinya, di Kabupaten Samosir selama ini masih ada aktivitas belajar tatap muka, lantaran wilayah itu sebelumnya dianggap zona hijau.

Dengan adanya temuan kasus baru Covid-19, Edy pun kembali mewanti-wanti pihak terkait agar jangan lengah dan kecolongan terhadap penyebaran Covid-19.

Terkait masih adanya aktivitas belajar tatap muka itu, Edy meminta Dinas Pendidikan setempat agar merancang ulang sistem belajar.

Katanya, jangan sampai siswa/i sekolah di Samosir malah tertular corona.

Tidak hanya menyoal tentang Kabupaten Samosir, mantan Pangdam I/Bukit Barisan ini juga menyinggung soal Kepulauan Nias yang kemarin sempat memberlakukan pengetatan akses masuk bagi orang luar.

Katanya, pengetatan ini akan berakhir pertengahan Oktober ini.

Pengetatan Pulau Nias sampai dengan tanggal 20 Oktober,” kata Edy.

Namun, pengetatan ini agaknya akan diperpanjang, mengungat masih adanya tranportasi yang mengangkut penumpang masuk ke wilayah tersebut.AGEN POKER TERPERCAYA

Untuk itulah, pihaknya kembali memperpanjang waktu pengetatan.

“Kita takut orang yang dari luar masuk ke dalam membawa wabah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut Arsyad Lubis mengatakan,

karena saat ini ada temuan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Samosir, maka pengetatan sebagaimana di Kepulauan Nias juga berlaku di wilayah yang dikenal dengan destinasi wisata Danau Toba nya itu.

“Untuk sekolah yang sempat melakukan tatap muka, maka mulai besok akan dtutup kembali,” kata Arsyad.

Kedepan, Arsyad mengaku akan berkoordinasi dengan Pjs Bupati Samosir.

Sehingga, upaya pencegahan dan penanggulangan penyevaran Covid-19 di Kabupaten Samosir ini bisa dicegah semaksimal mungkin.

Melalui Pjs Bupati, nantinya akses masuk bagi warga yang datang dan keluar akan diperketat.

Kemudian, bagi mereka yang masuk akan dicek, setidaknya dengan upaya rapid tes atau bilama suhu tubuh di atas normal akan diisolasi,” kata Arsyad.

Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Utara, jumlah warga yang terpapar Covid-19 mencapai 61 orang.

Mereka tersebar di 10 kecamatan yang ada di Taput. Dari 61 orang itu, 27 di antaranya masih menjalani perawatan medis.

“Yang meninggal dunia satu orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Taput Alexander Gultom.

Ia mengatakan, meski ada satu orang yang meninggal dunia, namun 33 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, berdasarkan data yang dilansir situs covid19.taputkab.go.id, hingga 10 Oktober 2020 kemarin, Kecamatan Pahae Jae menjadi penyumbang terbesar dengan 19 kasus,

Tarutung 18 kasus, Siborongborong 10 kasus, Sipoholon 5 kasus dan Siatasbarita 3 kasus.

Kalau melonjak, Pemkab Asahan dalam hal ini Gugus Tugas Asahan sudah bekerja sama dengan Rumah Sakit Katarina, Rumah Sakit Sei Dadap,” sebut Juru Bicara TGTPP Covid-19 Asahan Rahmat Hidayat Siregar.

Namun, Rahmat menjelaskan, hingga saat ini RSUD H Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran masih dapat menampung pasien Covid-19.

Ia pun berharap, seluruh masyarakat Kabupaten Asahan agar selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan, dengan memakai masker,

rajin mencuci tangan, dan saling menjaga jarak satu dengan yang lain demi terhindar dari penularan corona.

“Bila tidak terjadi lonjakan, itu tidak dipakai. Jadi gugus tugas berharap masyarakat dalam menjalani kegiatan sehari-hari tetap menaati protokol kesehatan.AGEN POKER ONLINE

Harapan kami, lonjakan itu tidak terjadi,” kata Rahmat.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *