6 Fakta Unik Dhole, Anjing Liar Asia yang Sering Dimanfaatkan Manusia

BERKAHPOKER Dhole (Cuon alpinus) atau sering disebut anjing liar Asia dapat dijumpai di berbagai tempat mulai dari Asia timur, Asia Selatan, hingga Asia Tenggara. Mereka sering dikira sama dengan serigala, tetapi sebenarnya adalah hewan yang berbeda.

Memang nama hewan ini pun tidak sepopuler serigala, beruang, macan tutul, maupun harimau yang juga hidup berdampingan dengan mereka. Namun, siapa sangka kalau hewan yang satu ini menyimpan banyak fakta menarik yang pastinya sayang sekali untuk dilewatkan.

Berikut 6 fakta menarik dari dhole, si anjing liar yang berasal dari Asia. Keep scrolling!

1. Asal usul penamaan dan banyaknya nama lain dari dhole

Dhole termasuk hewan yang punya banyak nama yang berbeda-beda sesuai dengan tempatnya ditemukan. Hal tersebut akibat peta persebarannya yang sangat luas sehingga ada nama berbeda yang muncul dari lokasi yang berbeda pula.

Beberapa nama dari dhole, antara lain Indian wild dog, whistling dog, chennai, red wolf, red dog, hingga mountain wolf.

Asal usul penamaan dhole sendiri belum cukup jelas. Meskipun begitu, salah satu bukti pertama penamaan dhole berasal dari catatan bahasa Inggris dari Thomas Wiliamson yang merupakan seorang tentara pada tahun 1808.

Dalam catatan itu, nama dhole muncul dari nama penduduk lokal dari tempat ditemukannya spesies tersebut.

2. Ciri fisik, habitat, dan banyaknya kompetitor di alam liar

Dhole memiliki ukuran yang hampir sama dengan anjing German shepherd. Warna tubuh mereka cukup bervariasi mulai dari abu-abu, merah, hingga cream yang menyesuaikan dengan daerah tempat mereka ditemukan.

Selain itu, kemampuan berlari, berenang, serta melompat dari dhole dapat dikatakan sangat baik.

Dhole tersebar mulai dari Asia Timur, Asia Selatan, Siberia, hingga Semenanjung Malaya. Habitat favorit mereka adalah di sekitaran hutan lebat, stepa, padang rumput, dan juga daerah pegunungan.

Sayangnya, dalam peta persebaran yang luas tersebut, dhole tetap harus bersaing dengan banyak kompetitor alaminya. Dhole yang memiliki tubuh relatif kecil harus bersaing dengan beruang, harimau, hingga serigala yang memiliki tubuh serta kekuatan yang jauh lebih besar ketimbang mereka.

3. Hewan yang sangat sosial, bahkan kepada kelompok dhole yang lain

Sama seperti kebanyakan jenis anjing liar lain di dunia, dhole juga hidup secara berkelompok. Biasanya, dalam satu kelompok dapat berjumlah 5 hingga 12 individu. Namun, dalam beberapa kelompok dapat dijumpai lebih dari 20 individu. AGEN POKER TERPERCAYA

Dhole sangat aktif untuk bersosialisasi kepada sesamanya. Mereka bahkan kedapatan juga tetap berinteraksi dengan dhole dari kelompok lain jika saling berjumpa. Berbeda dengan kebanyakan kelompok hewan lain yang akan bertarung jika saling bertemu.

Selain itu, pembagian tugas dalam kelompok dhole pun sangat terorganisir. Tugas pada kelompok dhole dibagi atas grup untuk berburu dan menjaga anak-anaknya di sarang.

4. Sangat menyukai air, bahkan setelah berhasil mendapatkan buruan

Mirip seperti anjing domestik, dhole juga sangat menyukai air. Mereka biasanya akan langsung berlomba menuju sumber air terdekat setelah menjatuhkan mangsanya ataupun setelah selesai menikmati hasil buruannya.

Dhole terkadang sengaja menyeret dan meninggalkan mangsanya di dekat sumber air setelah berhasil memburunya. Mereka memilih untuk minum maupun bermain air terlebih dahulu sebelum menyantap kembali buruannya.

5. Relasi yang unik dengan manusia yang hidup di dekat habitat mereka

Meskipun dhole merupakan anjing liar, tapi mereka punya relasi yang unik dengan manusia. Bukan karena sering memburu hewan ternak milik manusia, melainkan sebab alasan lain.

beberapa kelompok manusia yang tinggal di hutan akan memanfaatkan dhole untuk mencari makan. Biasanya, mereka akan mengikuti kelompok dhole yang sedang berburu, kemudian langsung mengusir mereka setelah berhasil menjatuhkan mangsa.

Hal tersebut mudah dilakukan lantaran dhole cenderung akan menghindari kontak dengan manusia.

6. Populasinya yang semakin menyusut hingga masuk ke dalam daftar hewan terancam punah

Kendati peta persebaran dhole terlihat sangat luas, ternyata hal tersebut berbanding terbalik dengan jumlah populasinya saat ini. Berdasarkan sensus pada tahun 2008, diperkirakan jumlah dhole di alam liar tidak lebih dari 2.500 individu saja.

Terjadi lantaran berbagai alasan. Misalnya wabah penyakit rabies yang dibawa oleh anjing domestik, perburuan liar untuk bulu mereka, anggapan jika dhole adalah hama, hingga kehilangan habitat akibat pembukaan lahan oleh manusia.

Oleh sebab itu, mereka kini masuk ke dalam daftar hewan terancam punah.

Nah, itu dia 6 fakta dari dhole, si anjing liar asal Asia. Meskipun namanya jarang terdengar, tetapi kehadiran mereka di alam liar tetap penting untuk menjaga kestabilan ekosistem. Semoga populasi mereka bisa kembali stabil agar alam kita tetap terjaga, ya. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *